Minggu, 20 Juni 2010
Selasa, 11 November 2008
Sindikat Pembobol Kartu Kredit dan ATM

Liputan6.com, Jakarta: Dari 10 juta lebih kartu kredit yang ada di Indonesia, dua juta di antaranya sudah dibobol data dan nomor pinnya oleh sindikat pembobol kartu kredit. Nilai transaksi gelap sindikat pembobol itu mencapai Rp 30 miliar rupiah lebih per tahun. Aksi kejahatan sindikat Indonesia bahkan sudah kondang hingga ke mancanegara.
Banyak cara dilakukan oleh para pembobol kartu kredit. Selain dengan cara konvensional yakni membuat duplikat fisik kartunya, ada juga yang memilih membajak data dan membelanjakannya ke toko-toko online melalui jaringan internet. Pembobol kartu kredit biasa disebut carder. Para carder di Yogyakarta memanfaatkan jasa warung dunia maya untuk membobol nomor dan data-data kartu kredit orang lain.
Selain kartu kredit, para pembobol juga mengincar kartu ATM. Maklum kini ATM menjadi salah satu pilihan alat pembayaran yang praktis dan aman. Baik transaksi langsung maupun melalui jaringan internet. Korbannya mulai dari pengusaha hingga artis berkantong tebal. Modusnya adalah memasang alat yang diberi nama skimmer. Alat yang juga dipakai para pembobok kartu kredit.
Skimmer adalah alat verifikasi data saat pemilik kartu melakukan transaksi pembayaran. Saat kartu kredit digesek pada alat ini maka seluruh data akan berpindah dan terekam. Satu skimmer bisa menyimpan data sampai 2.000 kartu. Meski alat ini tergolong canggih, para pembobol biasanya membeli skimmer dengan mudah. Lagi-lagi biasanya mereka membelinya melalui situs belanja online di internet.
Agar tak menjadi korban pembobolan, Anda harus memastikan kartu kredit maupun ATM selalu dalam pengawasan. Jangan beritahu nomor ke sembarang orang terutama sekali tiga digit nomor terakhir di belakang kartu. Menenteng uang cash dalam jumlah besar jelas tak aman. Tapi memakai alat pembayaran modern yang canggih ternyata tak sepenuhnya terjamin keamanannya. Ikuti selengkapnya dalam tayangan video Sigi 30 Menit edisi 9 November 2008.(JUM)
Jimmie Johnson Pimpin Klasemen Balap Nascar

Liputan6.com, Arizona: Sejumlah tabarakan mewarnai lomba balap Nascar di Sirkuit Phoenix Internasional Raceway, Amerika Serikat, baru-baru ini. Tabrakan pertama terjadi di lap ke 30 yang melibatkan 12 pembalap. Tak lama berselang, sejumlah insiden kembali terjadi tak lama berselang.Akibatnya, lomba yang seharusnya berlangsung 313 lap harus dipangkas menjadi 266 lap. Jimmie Johnson tampil sebagai pemenang dalam balap ini. Kemenangan ini sekaligus membawa Jimmie berada di puncak klasemen.Raptors Kalahkan Bobcats 89-79North Carolina: Keperkasaan tuan rumah Charlotte Bobcats mampu dipatahkan Toronto Raptors. Dimotori Chris Bosh, Raptors tak kenal lelah mengejar ketinggalan sejak kuarter pertama hingga ketiga. Charlotte tampil sangat baik di tiga kuarter pembuka dan terus memimpin perolehan angka.Namun memasuki kuarter keempat, selisih angka kedua tim sangat tipis. Raptors berbalik unggul 70-69 melalui slam dunk Andrea Bargnani. Tembakan tiga angka Jason Richardson kembali membuat Bobcats kembali unggul 74-72. Kepiawaian duet Raptors, Andrea Bargnani dan Chris Bosh tak terbendung dalam pertandingan ini. Total 48 angka berhasil mereka cetak dan membuat Bobcats kian tak berdaya. Raptors menang 89-79.Roger Federer TumbangShanghai: Roger Federer diluar dugaan takluk di tangan petenis Perancis, Gilles Simon, dalam ajang ATP Masters Cup. Mantan petenis nomor satu dunia yang tergabung di grup merah ini sepertinya bakal menang ketika merebut set pertama 6-4. Namun di dua set berikut, Federer menyerah 4-6 dan 3-6. Bagi Federer kekalahan ini tidaklah begitu mengkkhawatirkan. Sebab, tahun lalu Federer juga kalah di laga pertama, tapi keluar sebagai juara. Dalam laga grup merah lainya, Andy Murray mengalahkan Andy Roddick dua set langsung 6-4, 1-6, dan 6-1.(UPI)
Senin, 10 November 2008
Harga Minyak Turun di Perdagangan Asia

Liputan6.com, Singapura: Harga minyak mentah melemah di perdagangan Asia, Selasa (11/11). Kontrak utama New York, minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Desember, turun US$ 1,48 menjadi US$ 60,93 per barel dari US$ 62,41 pada penutupan Senin di lantai perdagangan di New York Mercantile Exchange.
Minyak mentah Brent Laut Utara untuk penyerahan Desember juga turun US$ 1,85 menjadi US$ 57,23 per barel, setelah mantap pada US$ 59,08 pada Senin di London.
Kontrak New York sempat naik US$ 1,37 pada Senin, sementara Brent naik US$ 1,73 dengan sentimen terdorong harapan bahwa paket stimulus ekonomi Cina akan mengangkat permintaan energi.
Tetapi, Mike Fitzpatrick, analis dari MF Global, memperingatkan kenaikan akibat stimulus tersebut kemungkinan akan berlangsung singkat, mengingat krisis finansial global saat ini. "Begitu gelombang kejut itu reda, kenaikan harga akan sirna," katanya kepada AFP.
Cina pada Ahad lalu mengumumkan paket stimulus ekonomi senilai 4 triliun yen (US$ 586 miliar) untuk mendorong perekonomian yang melambat akibat krisis finansial global.
Raksasa Asia itu adalah pembeli utama berbagai komoditas dan sangat membutuhkan minyak untuk memacu pertumbuhan ekonominya dalam beberapa tahun terakhir, yang menjadi faktor utama di balik kenaikan harga ke rekor tertinggi di atas 147 dolar AS per barel pada Juli.(TOZ/ANTARA)
Langganan:
Postingan (Atom)


